Penyelundupan BBM PLN Saketa Mencuat: LIN Desak Copot Kepala PLN Muhammad Munir

Malutterkini.id  – Lembaga Investigasi Negara (LIN) Maluku Utara mendesak Kepala PLN UP3 Ternate segera mencopot Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, menyusul mencuatnya dugaan kebocoran bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan PLN ULP Saketa, Kabupaten Halmahera Selatan.

Selain itu, LIN juga meminta Polda Maluku Utara turun membackup penanganan perkara yang saat ini sedang ditangani Polsek Gane Barat agar proses penyelidikan berjalan profesional, transparan, dan mampu mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

Kasus ini mencuat setelah dua oknum pegawai PLN ULP Saketa diduga terlibat dalam upaya mengeluarkan BBM dari lingkungan kantor pada Rabu (29/7) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut pertama kali diketahui petugas keamanan (security) yang menaruh curiga terhadap aktivitas kedua pegawai. Saat hendak diamankan, keduanya disebut sempat melarikan diri. Namun identitas mereka telah diketahui dan berdasarkan informasi yang diperoleh, keduanya kemudian diamankan di Polsek Gane Barat untuk menjalani pemeriksaan.

Terungkapnya peristiwa ini memunculkan sorotan terhadap sistem pengawasan internal pengelolaan BBM operasional di PLN ULP Saketa. Sejumlah sumber menyebut dugaan pengeluaran BBM secara tidak sah bukan baru pertama kali terjadi, melainkan diduga telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Informasi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan.

LIN Maluku Utara menilai penyelidikan tidak boleh berhenti pada pemeriksaan terhadap dua oknum pegawai semata. Aparat penegak hukum didorong menelusuri kemungkinan adanya kelalaian pengawasan maupun pihak lain yang diduga mengetahui atau membiarkan praktik tersebut apabila memang terbukti terjadi.

Pasalnya, pengelolaan BBM operasional pembangkit listrik pada umumnya memiliki prosedur yang ketat, mulai dari pencatatan stok, distribusi, penggunaan hingga pengawasan berlapis. Karena itu, dugaan keluarnya BBM dari lingkungan kantor dinilai seharusnya dapat terdeteksi apabila sistem pengendalian internal berjalan optimal.

LIN juga meminta penyidik memeriksa seluruh dokumen keluar-masuk BBM, data stok persediaan, rekaman CCTV, serta pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan dan pengawasan BBM di PLN ULP Saketa.

Langkah tersebut dinilai penting agar penyelidikan dapat mengungkap perkara secara menyeluruh dan tidak berhenti pada pelaku lapangan apabila ditemukan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, menyatakan penyidik kepolisian hingga saat ini belum memiliki bukti yang cukup.

“Dari penyidik keterangannya, belum cukup bukti,” ujar Munir singkat saat dikonfirmasi wartawan, Senin (3/8).Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan oleh Polsek Gane Barat masih berlangsung. (*)

Komentar