Belum Ikhlas Kepemimpinan Usman Bassam, Pemprov Malut Gantung DBH Halsel 23 Miliar

Usman: Akan Gunakan Pengacara Negara Ambil Hak Masyarakat

Sofifi234 Dilihat

MALUTTERKINI.ID — Pemerintah Provinsi Maluku Utara
tidak punya niat baik terhadap pencairkan dana bagi hasil (DBH) ke Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Selain itu, Pemprov juga tampaknya belum ikhlas dengan kepemimpinan Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Basam Kasuba. Sebab, hingga hari kini sepersen anggaran tersebut belum masuk ke Kas Daerah.

Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik menyampaikan, tunggakan pembayaran Dana Bagi Hasil Provinsi sangat berpengaruh pada rendahnya realisasi penyerapan pos belanja DBH dan sangat mengganggu kelancaran pelaksanaan kegiatan pembangunan khususnya terhadap program kegiatan pembangunan daerah yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Provinsi.

“Jadi, saya minta kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar segera merealisasikan hak DBH pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan paling lambat akhir bulan November tahun 2022,”Ujar Usman.

Ia menuturkan, Jika sampai akhir bulan ini Pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak mentransfer piutang Dana Bagi Hasil senillai Rp. 23.100.674.092.98 ke Rekening Kas Umum Daerah, maka selaku Bupati saya akan berkonsultasi dengan Pengacara Negara untuk mengambil hak masyarakat.

“Kalau pemprov tidak mentransfer maka akan konsultasikan ke Pengacara Negara guna mengambi langkah terhadap hak masyarakat,”Tagasnya.

Untuk diketahui, kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi maka dialokasikan Dana Bagi Hasil (DBH) berdasarkan angka presentase tertentu dan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 28 tahun 2019 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah, Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku Utara Nomor 973/132/BAPENDA/1V/2022 Tentang Alokasi Dana Bagi Hasil Pajak Pengambilan Dan Pemanfaatan Air Permukaan (P3-AP).

Selanjutnya, Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku Utara Nomor 22/KPTS/BAPENDA/VII/2022 Tentang Alokasi Dana Bagi Hasil Pajak Rokok Bagian Kabupaten/Kota Tahun 2021.

Kemudian, Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku Utara Nomor 23/KPTS/BAPENDA/VII/2022 Tentang Alokasi Pajak Rokok Bagian Kabupaten/Kota, Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku Utara Nomor 973/131/BAPENDA/IV/2022 Tentang Alokasi Dana Bagi Hasil Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) Bagian Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2022, dan Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Nomor 6/KPTS/BAPENDA/X/2021 Tentang Alokasi Dana Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Berdasarkan ketentuan di atas, tercatat total piutang Dana Bagi Hasil Provinsi Maluku Utara kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan dari tahun 2021 hingga tahun 2022 untuk DBH Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB), Pajak Rokok dan Pajak Air Permukaan sebesar Rp.23.100.674.092.89.(*)

Komentar