Kades Fukweu Kepsul Dilaporkan ke Inspektorat

Kepulauan Sula183 Dilihat

Malutterkini.id, Sanana — Kepala Desa Fukweu, Kecamatan Sanana Utara, Ismail Alu dilaporkan ke Inspektorat Kepulauan Sula, Selasa (21/11).

Ismail Alu dilaporkan oleh Pemuda Desa Fukweu atas dugaan penyelewengan ADD dan DD Desa Fukweu Kecamatan Sanana Utara Tahun Anggaran 2022 dan 2023.

Pemuda Desa Fukweu,Muhlis Buamona saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya meminta kepada Inspektorat Kepulauan Sula agar segera melakukan audit Investigasi terkait laporan dimasukan tersebut.

“Kami sudah laporkan dugaan Korupsi Kepala Desa Fukweu tadi keinspektorat, item apa saja yang kami laporkan juga kami sudah lampirkan berdasarkan hasil on Thespot kami di lapangan serta temuan masyarakat,”Ucapnya.

Selain itu, ia juga meminta ke Inspektorat Sula agar segra melakukan audit investigasi serta uji petik terkait laporan yang dimasukan, kami karena itu ril sesuai fakta di lapangan.

“Harapan kami semoga pihak inspektorat secepatnya tindak lanjuti laporan yang kami sampaikan,Semoga inspektorat secepatnya melakukan investigasi terkait laporan yang kami sampaikan,”Harapnya.

Diketahui, Sejumlah Item yang dilaporkan ke Inspektorat diantaranya adalah penyalagunaan anggaran produksi tanaman pangan yang dikelolah oleh masyarakat pada tahun 2022 sebesar Rp 17. 574.000 dengan sumber anggaran DD 2022.

Selain itu, Anggaraan Peningkatan dan rehabilitasi wisata Pulau kucing Rp. 229.745.000 sumber anggaran DD 2023, pekerjaannya tidak selesai dikerjakan.

Tidak hanya itu, tetapi juga Penyalahgunaan Anggaran rehabilitasi atau peningkatan keramba perikanan darat milik desa dengan jumlah anggaran Rp. 83.915.000 dengan sumber anggaran Dana Desa (DD) 2023, pekerjanya hanya dilakukan kurang lebih 20 persen.

Selanjutnya, penyalagunaan anggaran Peningkatan produksi peternakan yang dianggarkan sebesar Rp.50.400.000 dengan sumber anggaran Dana Desa (DD) 2023. berdasarkan fakta lapangan ayam serta kandang tidak dirawat tidak bisa di panen.

Kemudian, penyalagunaan Pemeliharaan sambungan air bersih ke rumah warga sebesar Rp. 7.303.000, sumber anggaran Dana Desa (DD) 2023), namun hingga kini belum dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Fukweu yang masih kesulitan menikmati Air bersih.

Bahkan Ada juga Pemeliharaan sarana prasarana kebudayaan, Rumah Adat dan keagamaan milik Desa dengan jumlah anggaran 45.000.000.00, sumber anggaran Alokasi Dana Desa tahun 2023 Masyarakat mempertanyakan.(*)

Komentar