Listrik Terus Padam, Warga Oba Resah PLN Sofifi

Tidore95 Dilihat

Malutterkini.id – Ketenangan warga Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan kembali terusik. Pemadaman listrik yang berulang memicu kemarahan masyarakat yang merasa haknya sebagai konsumen diabaikan di tengah momen sakral keagamaan.

​Kondisi ini membuat warga naik pitam karena pemadaman sering kali terjadi pada jam-jam krusial, seperti saat pelaksanaan salat tarawih dan waktu persiapan sahur.

​”PLN Sofifi selalu memadamkan lampu pada waktu krusial, saat kami tarawih dan memasak sahur. Akibatnya kami bahkan tidak bisa memasak nasi,” ungkap salah satu warga Oba dengan nada kesal.

​Minimnya informasi serta jadwal pemadaman yang tidak jelas membuat warga merasa dipermainkan oleh penyedia layanan energi milik negara tersebut. Profesionalisme PLN Unit Layanan setempat pun kini dipertanyakan besar-besaran.

Selain mengganggu kekhusyukan ibadah, ketidakpastian aliran listrik ini dikhawatirkan merusak peralatan elektronik milik warga.

​”Kami membayar kewajiban tepat waktu, tapi kenapa saat Ramadan, saat kami butuh ketenangan ibadah, listrik justru sering padam? Di mana pelayanan prima yang dijanjikan?” tambahnya.

Keresahan warga kini berkembang menjadi kecurigaan serius. Beredar spekulasi di tengah masyarakat yang menduga adanya praktik manipulasi atau penyelewengan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang seharusnya digunakan untuk operasional pembangkit.

​Warga menduga alasan “gangguan teknis” yang sering dilontarkan PLN hanyalah dalih untuk menutupi ketidakberesan dalam pengelolaan bahan bakar. Karena itu, masyarakat mendesak pihak kepolisian dan pemerintah daerah segera turun tangan.

​”Kami meminta pihak berwenang, baik Kepolisian maupun Pemerintah Daerah, untuk melakukan audit dan investigasi terbuka terhadap ketersediaan serta penggunaan BBM di unit PLN wilayah Oba,” tegas warga tersebut.

​Masyarakat berharap investigasi mendalam segera dilakukan agar masalah ini tidak berlarut-larut dan merusak kesucian bulan Ramadan di Kecamatan Oba.(*)

Komentar