Malutterkini.id, Sofifi — Pemuda Solidaritas Merah Putih (PSMP) mendesak Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba mencopot Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD), Ahmad Purbaya.
“kami menilai kepala BPKAD Maluku Utara lemah dalam pengelolaan anggaran Daerah sehingga pemprov mendapat predikat buruk dari Badan Pemeriksa Keuangan.karena itu harus di copot,”Kata Ketua PSMP Maluku Utara, Mudasir Ishak, Minggu (18/06).
Menurutnya, jika Gubernur tidak mengambil langkah dievaluasi Ahmad Purbaya maka potensi tata kelola Keuangan akan semakin tidak membaik. Bahkan ini akan menghambat perkembangan pembangunan diperbaiki sektor dan akan terjadi kebocoran anggaran negara.
“Sudah sepatutnya gubernur mengevaluasi Ahmad Purbaya dan menggantikan orang yang tepat, hal itu guna kelancaran pengelolaan keuangan yang sehat agar demi nama baik di penghujung masa kepemimpinan Abdul Gani Kasuba,”Tukasnya.
Sebagai informasi, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Maluku Utara (Malut) berikan prediksi Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut Tahun Anggaran 2022.
Predikat ini jauh lebih buruk dari Tahun 2021. Dimana, Tahun 2021 Pemprov Maluku Utara memperoleh Predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK-RI. Artinya, kondisi keuangan baik-baik saja.(Red)










Komentar