Camat Bacan Timur Irwan Sesa Disebut Gagal Eksekusi Program Unggulan Usman-Bassam

Malutterkini.id, Labuha — Camat Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Irwan Sesa disebut gagal menjalankan Program unggulan Bupati H.Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (US-BASSAM).

Pasalnnya, Anggaran Rumah Baca Alquran serta Fasilitas pendukung lainya sudah diplot tahun 2023 oleh camat sebelumnya, namun tidak direaliasi Camat Baru.

Selain itu fasilitas pendukung lainya seperti 40 unit Kursi Plastik,10 buah Meja kayu serta baja ringan yang akan buat katingan depan kantor Camat pun tidak dijalankan. Padahal sejumlah program Unggulan Usman-Bassam tersebut telah digagas oleh Camat sebelumnya.

Fahri Warga Bacan Timur,
kepada wartawan mengatakan, kegagalan menjalankan program akibat ketidakmampuan Camat bacan timur dalam pengelolaan anggaran.

“Banyak program Usman-Bassam yang dicanangkan oleh Mantan Camat, namun Camat program tersebut tidak jalan alias gagal mengeksekusi,Kata Fahri, Jumat (18/09).

Sementara Mantan Camat, Niar Barakati saat dikonfirmasi mengatakan, sebelum dirinya dicopot banyak program yang berjalan.

“Sebelum saya dicopot saya pernah melakukan pengadaan berupa baja ringan dimuka Kantor Camat dan perumahan Kecamatan Bacan timur Tahun 2023 Anggaran dari pengadaan tersebut berkisar Rp 80.000 000 sekian, namun program tersebut tidak berjalan sampai sekarang,”Kata Niar Bakati Saat dihubungi Media ini.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak baja ringan dalam hal ini untuk mempersiapkan alat-alat serta bahan untuk pemasangan baja ringan, tetapi karena sudah dicopot pihak yang berwenang.

Karena itu, ia meminta agar camat aktif agar segera menindaklanjuti pengadaan tersebut, karena pihak baja ringan sudah mempersiapkan alat sesuai dengan pengukuran tempat yang ingin dipasang.

Terkait hal itu, pemilik baja ringan saat di konfirmasi mengatakan pesananan baja ringan itu camat lama, tetapi saat pergantian Camat baru justru tidak direspon.

“tidak ada yang mau tanggung jawab soal pesanan baja ringan ini, yang jadi persolan kami suda mempersiapkan Sesuai ukuran Tempat yang ingin di pasang, bahkan tiang-tiangnya juga kami sudah potong sesuai pengukuran,”Ucapnya.

Ia berharap agar Pemerintah Kabupaten melihat hal ini agar menyelesaikan persoalan ini.

“Secara peribadi kami merasa dirugikan,” kata pemilik baja ringan itu.

Sedangkan Camat Bacan Timur, Irwan Sesa dikonfrimasi mengatakan
persoalan Fasilitas Rumah Baca Qur’an yang ada di Babang itu memang benar ada.

“Saya instruksikan tarik ke kantor Camat, karena fasilitas tersebut tidak layak digunakan anak-anak pengajian,”kata Camat.

Disentil soal pengadaan baja ringan dimuka kantor Camat dan perumahan kecamatan, namun camat Irwan Sesa tidak merespon hingga berita ini dipublis.(*)

Komentar