Politik Uang Masih Efektif di Maluku Utara 

Maluku Utara189 Dilihat

MALUTTERKINI.ID — Politik uang atau money Politik memang merusak kualitas pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) baik itu Pilkada maupun pemilihan Legislatif (Pileg).

Namun hal itu tidak dapat dihindari karena politik uang untuk pemilihan Umum (Pemilu) di Provinsi Maluku Utara efektifitas masih berada pada angka 40,8 persen. Angka tersebut berdasarkan hasil survei Indikator per 1-8 Mei 2024.

Di survei Indikator, terdapat 40,8 persen masyarakat akan menerima dan memilih calon yang memberi uang atau hadiah tersebut, 5,2 persen akan menerima dan akan memilih calon yang memberi uang atau hadiah lebih banyak. Sementara 45 persen akan menerima uang atau hadiah tersebut, tetapi masalah memilih calon ditentukan sendiri sesuai dengan hati nurani.

Kemudian 6,6 persen menyatakan tidak menerima uang tersebut dan 2,3 persen tidak menjawab.

Selain itu, Politik uang juga mahal di Maluku Utara.dimana, hasil survei indikator menyebutkan 191-200 ribu dianggap sesuai oleh 41 Persen pemilih.

Angka tersebut, disimulasikan oleh Survei Indikator dengan pertanyaan seandainya ada orang memberi uang kepada bapak/Ibu agar memilih calon tertentu, berapakah jumlah uang yang bapak/Ibu anggap sesuai sehingga memilih calon tersebut.

Base pemilih menjawab jumlah uang yang dianggap sesuai.artinya, 41 Persen masyarakat yang menganggap jumlah uang yang sesuai adalah 191 sampai 200 Ribu.(*)

Komentar