Kapolda Malut dan Kepala BWS Gelar Pertemuan Bahas Lomba Pungut Sampah di Sungai

Ternate181 Dilihat

Malutterkini.id, Ternate — Kapolda Maluku Utara, Irjen (Pol) Midi Siswoko, S.I.K menerima audiensi dari Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi Maluku Utara, Kalpin Nur S.T., M.M, Senin (18/07/2023)

Dalam pertemuan tersebut,turut hadir dampingi Kapolda Malut PS.Korpspripim Polda Malut Kompol Hefrizon, S.KOM, S.I.K., M.M. Serta tim balai wilayah sungai, Bapak Ruslan Rizal, S.T., PPK operasi dan Pemeliharaan Pelaksana Teknik PPK, Bapak Dendy Permana, S.T., M.T., serta Bapak Safrudin Yusri sebagai Staff Operasi dan Pemeliharaan.

Kepala Balai Wilayah Sungai menerangkan kunjungan dimaksud dalam rangka bersilaturahmi serta berkoordinasi, mengajak TNI-Polri untuk melaksanakan Lomba memungut sampah serta pembersihan sungai bersama yang berlokasi berada di kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara.

Tambahnya,untuk memeriahkan kegiatan ini kita akan memberikan hadiah untuk para peserta dan pada kegiatan ini juga akan dilaksanakan zoom bersama Menteri PUPR dan akan di sapa beberapa balai sungai.

“Untuk Rencana peserta Yang telah terdaftar sampai saat ini Sekitar 125 orang, untuk itu kami mohon dukungan Bapak Kapolda Malut dalam Pelaksanaan kegiatan ini,”Ucap Kabalai.

Menanggapi hal itu, Kapolda Malut Irjen Pol Midi Siswoko, S.I.K menyambut baik maksud yang disampaikan Kepala Balai Wilayah Sungai berserta tim,serta berkomitmen bahwa pihaknya akan selalu bersinergi bersama BWS Provinsi Malut dalam pelaksanaan lomba memungut sampah nanti.

Dikatakan Kapolda, Polda Malut sangat mendukung kegiatan Lomba memungut sampah ini dan akan mengirimkan beberapa personel yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Disisi lain,untuk di ketahui bersama pada peringatan hari Bhayangkara Kapolda Malut juga membangun sumur air di sofifi dan masyarakat sangat senang sekali dengan adanya sumur tersebut Kapolda berharap dari pihak bws juga dapat melakukan hal yang sama.

Kapolda menambahkan, dalam menangani sampah, dari BWS juga dapat membuat tungku pembakaran sampah seperti yang dibuat kemarin agar sampah dapat berkurang dan tidak menumpuk.

“Dibutuhkan strategi tersendiri dalam mengurangi persoalan sampah di wilayah malut, itu semua dibutuhkan kerja sama dari semua pihak dan dari berbagai sektor,” pungkasnya.(Red)

Komentar