Malutterkini.id– Universitas Khairun (Unkhair) Ternate resmi memiliki Rektor baru. Rektor Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM. saat ini memiliki tantangan tersendiri agar mampu mengantikan kampus IV berlokasi di Desa Bangkok Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat.
Pasalnya, bangunan kampus dan rumah dinas dosen kini telah terbengkalai di atas lahan seluas 20 hektar. padahal, infrastruktur tersebut telah menelan anggaran yang sangat fantastis.
Harapan itu datang dari Mantan Presidium Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Unkhair Ternate yang juga Alumni Unkhair Julkifli Dosu.
Julkifli mengharapkan, Rektor baru Mencari jalan terbaik untuk dimanfaatkan gedung kampus IV Dan perumahan Dosen di desa Bangkok Kab. Halbar
Oleh Karena kampus IV ini telah diresmikan di masa kepemimpinan rektor Prof. Dr. Husen Alting,SH.MH dan pada tahun 2021 sudah ada kuliah perdana disana.
“Kami berharap agar kampus IV di manfaatkan dengan baik, misalkan jurusan-jurusan yang lenier dengan kodisi alam bisa dialihkan ke sana,” ujar Julkifli,Selasa (26/8)
Sebelumnya Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wakil Gubernur, Sarbin Sehe melakukan kunjungan lapangan ke Kampus IV Universitas Khairun (Unkhair) pada bulan Juni lalu yang berlokasi di Desa Bangkok, Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat
Usai kunjungan Gubernur Sherly dihadapan media berujar, Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, dirinya berkomitmen mendorong pihak Rektorat Unkhair agar segera menyusun peta jalan pemanfaatan Kampus IV.
Gubernur juga menekankan pentingnya memindahkan program studi yang relevan dengan potensi lokasi, seperti jurusan pertanian atau kehutanan.
“Sudah ada bangunan di lahan 20 hektar, nanti kita minta Unkhair supaya diatur pemindahan jurusan-jurusan yang cocok dengan lokasi ini,” jelasnya.
Sherly juga menyoroti potensi manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat sekitar jika kampus mulai beroperasi. Aktivitas mahasiswa dan civitas akademika dinilai bisa menjadi penggerak ekonomi lokal.
“Saya tidak mau gedung-gedung ini menjadi kerugian negara. Kalau ada mahasiswa, masyarakat sekitar juga bisa terima manfaatnya,” tutup Sherly.(*)










Komentar