MALUTTERKINI.ID — Rusdi Somadayo pria yang sering disapa ko Edy ini kembali menunjukan sikap keseriusnnya bertarung pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Keseriusan Rusdi ini terlihat saat bersama keluarganya pulang ke Kampung halaman yakni Soma dan Orimakurunga, Kayoa Selatan berjiarah ke makam, sekaligus memohon doa restu (Basiloloa) ke masyarakat untuk maju bertarung pada pemilihan Bupati Halsel.
Kehadiran Rusdi yang merebut papan 1 Bumi Saruma ini sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan dan khususnya masyarakat makian-kayoa (Makayoa).
Pasalnya, putra terbaik makayoa itu yang dinantikan selama ini lantaran dianggap layak mememimpin halsel.bahkan disebut sosok pengganti mendiang Bupati Almarhum Usman Sidik.
Lantas bagimana hubungan Rusdi Somadayo dan Almarhum Usman Sidik. Informasi yang dirangkum Media Ini, Almarhum Usman Sidik adalah adik sepupuh dari Rusdi Somadayo.
Dimasa kepememimpinnya, Alm. Bupati Usman Sidik selalu meminta masukan kepada Rusdi Somadaya tentang penataan dan pembangunan Kota Labuha di Halmahera Selatan.
Rusdi Somadayo lahir 31 Agustus 19971, pria 53 tahun ini tumbuh besar di Pulau Waidoba, Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan.
Dalam melaksanakan pendidikan formal, suami dari Rusmalah Abdullah itu menempun pendidikan di SD Waidoba Orimakurunga, SMP Islam Kota Ternate dan SMA Muhammdiyah Kota Ternate.
Setelah itu, Rusdi melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Unkhair Ternate mengambil jurusan Ilmu Fisika.
Selanjutnya, Rusdi melanjutkan pendidikan magister atau S2 di Universitas Gajah Mada (UGM) Yoyakarta mengambil jurusan Geologi.
Rusdi pernah menjadi dosen Unkhair Ternate tahun 1995 hingga 2004, dan dosen STP Labuha tahun 2011-2012.
Dia juga pernah menjadi guru SMP dan SMA di Desa Mafa, Kecamatan Gane Timur setelah diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rusdi kemudian memantapkan dirinya untuk terjun ke dunia birokrasi. Mulanya, dia hanya seorang staf di Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, lalu dia angkat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 2010.
Berselang satu tahun kemudian, Rusdi dipercayakan menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan Sejak 2011 sampai 2013.
Tidak sampai disitu saja, namun Rusdi lalu menata karir di Kementerian Perhubungan RI tahun 2017. Dikementerian Perhubungan Rusdi menduduki sejumlah jabatan strategis.
Yakni Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara tahun 2018.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Balikpapan, Kalimantan Timur tahun 2019-2020.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Tobelo, Maluku Utara tahun 2020-2024.
Rusdi kemudian diangkat menjadi Kepala kantor Disnav Tipe A Kelas II Jayapura belum lama ini.(*)










Komentar