Malutterkini.id, Sofifi — Polemik kekosongan kepsek SMAN 20 Desa Indari, Kecamatan Bacan Barat akhirnya direspon oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara.
Sekretaris Dikbud Maluku Utara, Fahmi Alhabsy mengatakan saat ini Dinas telah mengambil langkah untuk mengisi kekosongan Kepsek di SMAN 20 Halsel.
Langkah tersebut diambil kata Fahmi, agar tidak menggangu proses administrasi serta mengakhiri polemik di sekolah yang dimaksud.
Fahmi menuturkan, untuk sementara terdapat dua nama yang diusulkan ke Gubernur, tinggal menunggu persetujuan dari gubernur agar dibuat SKnya.
“Sementara menunggu persetujuan dari gubernur, jika sudah maka segara di proses SK Plh Kepsek SMAN 20 Halsel, mungkin dalam waktu dekat ini SK sudah keluar,”Ujar Fahmi kepada Media Ini, (31/10).
Fahmi juga berharap, masyarakat dan dewan guru segara akhiri polemik di sekolah agar proses belajar mengajar tidak terganggu.(*)










Komentar