Sungai Sagea Tercemar, FORMMALUT Jabodetabek Desak Gubernur Malut Copot Kadis DLH

Ternate151 Dilihat

Malutterkini.id, Ternate — Ketua Umum Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara Jabobetabek, M. Reza A Syadik menyebut pencemaran lingkungan di sungai sagea, Kabupaten Halmahera tengah,Maluku Utara adalah riel kejahatan yang disembunyikan.

Pasalnya, Pemeritah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah lambat sampai saat ini belum mengungkap motif tercemarnya sungai sagea.

Menurut Reza, sungai sagea yang tercemar sebelumnya menjadi sumber pendapatan air bagi warga setempat, harusnya Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Halmahera Tengah menyiapkan langkah alternatif dalam rangka menjawab kebutuhan dasar warga di sekitar.

“Akhir-akhir ini kelembagaan eksekutif daerah ataupun legislatif di Provinsi Maluku Utara, cenderung fokus membentuk tim Investigasi, tapi toh sejauh ini belum ada perkembangan informasi yang kongkrit soal motif tercemarnya sungai sagea,”bebernya.

Diperparah lagi kata Reza, DLH Provinsi Maluku Utara berkesimpulan perubahan warna air di sungai sagea Kabupaten Halmahera Tengah bukan dari perusahaan tambang, padahal jelas awal mula DLH sendiri yang mengeluarkan surat rekomendasi terhadap 5 perusahaan untuk menyetop sementara aktivitas operasional pertambangan.

“Ketidakbecusan semacam ini mengkonfirmasi bahwa DLH Maluku Utara mengeluarkan pernyataan asal-asalan. tanpa riset sudah mengambil kesimpulan,”Katanya.

Reza meminta Gubernur Maluku Utara segara mencopot Kadis DLH, Fachrudin Tukuboya.karena Ketidakkonsistenbya DLH Provinsi Maluku Utara menimbulkan dugaan kuat ada konspirasi.

“bisa jadi Kepala DLH Maluku Utara masuk angin,”Ucap Reza.

Tidak hanya itu,Reza juga menyentil sejumlah DPD RI dan DPR-RI yang berasal dari Maluku Utara yang duduk di senayan.

Ia menyarankan masyarakat Maluku Utara segara tandai Anggota DPD dsn DPR RI yang diam akan persoalan tersebut.

“Masyarakat Malulu Utara segara kampanyekan di 2024, mereka yang duduk di senayan saat ini jangan dipilih lagi, Ngapain pada diam, bersuara dong, jangan tunggu waktu dekat mumentum pemilu baru kalian berkoar-koar membela rakyat,”Tandas Reza(*)

Komentar