Akademisi Minta Inspektorat dan DPMD Halsel Audit DD Desa Sambiki

Malutterkini.id— Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. Muamil Sunan kembali menyoroti dugaan korupsi Dana Desa (DD) Ratusan Juta Oleh Kades Sambiki, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Haerudin Wahid.

Pasalnya, Kades Sambiki Obi Haerudin Wahid yang menjabat tiga periode diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi memperkaya diri.sebab hampir 15 tahun sangat minim pembangunan infrastruktur Desa.

Muamil mengatakan, Manfaat DD dan ADD jelas untuk kesejahteraan masyarakat melalui infrastruktur Desa, bukan digunakan untuk kepentingan pribadi Kades.

Menurutnya, seharusnya instansi berwenang dalam hal ini Inspektorat dan Dinas PMD Halsel melakukan pengawasan penggunaan anggaran agar tidak ada penyalahgunaan.

“kinerja kades Sambiki di awasi Inspektorat dan DPMD guna memastikan penggunaan DD tepat sasaran,”Ujarnya.

Ia menyebut, dugaan praktik korupsi DD ratusan juta selama 3 periode oleh Kades Sambiki Obi sebagai bentuk kelaian tugas dan fungsi inspektorat dan Dinas PMD Halsel.

Karena itu, Muamil meminta, Inspektorat dan Dinas PMD segera evaluasi kinerja Kades dan audit keseluruhan penggunaan anggaran DD Sambiki selamat 3 periode berlangsung.

“langkah alternatif instansi berwenang, demi menjaga kepercayaan public terutama masyarakat Sambiki Obi maka Inspektorat dan DPMD turun melakukan audit,”Pungkasnya. (*)

Komentar