TERNATE-malutterkini.id, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara menggandeng Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Ternate melaksanakan pelatihan satuan pendidikan aman bencana.
Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak selasa 14-16 Oktober 2025 dengan pesertanya perwakilan siswa masing-masing SMA Se-Provinsi Maluku Utara.
Plt Kepala Dikbud Maluku Utara, Abubakar Abdullah menjelaskan bahwa Posisi geografis Maluku Utara berada di jalur cincin api Pasifik, ini menjadikan provinsi sebagai salah satu wilayah yang sangat rentan terhadap gempa bumi dan tsunami.
Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, menginisiasi program, dengan memberikan pemahaman mitigasi bencana terhadap siswa-siswi SMA sederajat.
“Sebanyak 30 siswa SMA dari sepuluh kabupaten/kota, telah mengikuti Pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana, yang berlangsung selama 3 hari di Basarnas Kota Ternate,” ungkapnya.
Abubakar menyebutkan, langkah ini diharapkan menjadi bekal bagi para siswa, dan disampaikan ke siswa lain saat kembali ke sekolahnya masing-masing.
Dari pelatihan ini, sebut Abubakar, para siswa diberikan pemahan terkait mitigasi bencana, mulai dari evakuasi pada saat terjadi bencana, dan manajemen bencana.
“Satuan Pendidikan Aman Bencana ini akan terus dilakukan. Kami telah menjalin kerjasama dengan Basarnas, walaupun dengan keterbatasan anggaran, Basarnas siap untuk melatih di satuan pendidikan masing-masing,”pungkasnya.(*)










Komentar