Peringati Hari Pahlawan ke-78, LMND Serahkan Manifesto Pendidikan Nasional Ke Pemkab Halut

Halmahera Utara117 Dilihat

Malutterkini.id, Tobelo– Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Halmahera Utara (HALUT) dalam memperingati Hari Pahlawan yang ke-78 Tahun, terhitung sejak pertama kali diperingati pada 10 November 1945, menggelar aksi dengan membawa issue tuntutan terkait pendidikan sekaligus penyerahan Proposal Manifesto Pendidikan Nasional, Jumat (10/11) Kemarin.

Aksi yang diikuti 20 peserta tersebut berlangsung dengan kondusif tanpa ‘gesekan’ antara massa aksi dan petugas keamanan.

“Harapan kami dalam gelaran aksi ini, yang bertepatan dengan 78 Tahun Hari Pahlawan, semoga pihak-pihak yang menjadi target capaian aksi ini mau menerima Proposal Manifesto Pendidikan Nasional yang akan kami berikan,” jelas Kordinator Aksi, Renal Kodobik, saat di wawancarai.

Ia menuturkan, Pendidikan merupakan sektor yang menentukan perkembangan manusia. oleh sebabnya penyerahan manifesto pendidikan tidak hanya mesti diterima tapi harus di aktualisasi.

“kami berharap dapat di realisasikan point-point di dalamnya (Manifesto PN) sebab dalam pengkajian kami pendidikan adalah salah satu sektor yang paling menentukan dalam perkembangan kehidupan masyarakat manusia modern ini,” ujarnya.

Renal juga menambahkan bahwa massa aksi telah berhasil melakukan hearing terbuka yang di ikuti oleh semua peserta aksi dan berakhir dengan penyerahan Proposal Manifesto Pendidikan Nasional oleh LMND Halut kepada pihak-pihak terkait.

“Kami merasa di sambut dengan baik oleh pihak DPRD, Dinas Pendidikan dan juga pihak PEMDA yang di wakili oleh Kabid Penanganan Konflik, bapak Ronal Jawali. sehingga gelaran aksi dengan tujuan menyerahkan Proposal Manifesto Pendidikan ini dapat berjalan dengan semestinya,” pungkasnya.

Sementara kata Ketua Kota LMND Halut, Ersnito Kongo, menyampaikan bahwa aksi yang di lakukan LMND Halut merupakan satu cerminan langkah komitmen LMND secara Nasional dalam memperjuangan pendidikan yang sesuai dengan amanat UUD 1945.

Menurut Ersnito, deklarasi Manifesto Pendidikan Nasional yang telah di lakukan di Jakarta pada juli kemarin dan deklarasi yang di lakukan di ternate pada akhir oktober baru-baru ini, telah berkontribusi menambah wawasan penting pada setiap kadernya di Halut untuk tetap kritis menyikapi terkait situasi pendidikan hari ini, dan ini menjadi satu akumulasi semangat muda di hari pahlawan untuk kader-kadernya di Halmahera Utara dalam menyuarakan persoalan pendidikan.

“Pasca deklarasi Manifesto Pendidikan Nasional oleh Eksekutif Nasional LMND di jakarta pada bulan juli kemarin, dan di susul dengan deklarasi Manifes PN oleh Eksekutif Wilayah Malut pada akhir bulan kemarin, ini menjadi satu spirit tersendiri yang tertanam dalam setiap kawan muda LMND Halut supaya tetap komitmen dalam menyuarakan isu-isu pendidikan,”Tandasnya.(*)

Komentar