Program Organisasi Penggerak Tahap 2 Berlangsung di Kota Ternate

Pendidikan374 Dilihat

MALUTTERKINI.ID Yayasan Kepulauan Sukses Mandiri (YKSM) Propinsi Maluku Utara melalui program organisasi penggerak bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Ternate menggelar pendampingan pembelajaran kreatif pada guru dan kepala sekolah SD Se-Kota Ternate.

Kegiatan itu Dibuka oleh sekertaris diknas  Kota Ternate Drs Isman Do Idris, M.Pd. di Aula Kantor Diknas Kota Ternate 11 Juni 2022.

Pada kesempatan itu, Sekertaris Diknas Kota Ternate meminta kepada semua peserta yang terlibat pada kegiatan ini baik itu guru, kepala sekolah maupun infrastuktur untuk bersama-sama berkolaborasi guna mensukseskan kegiatan tersebut. sebab kegiatan ini muaranya adalah meningkatkan mutu pendidikan.

Selain itu, mantan kepala SMP Negeri 2 dan juga Ketua PGRI  ini menuturkan bahwa kegiatan semacam ini sangat bagus bagi guru dan kepala sekolah. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Ternate memberikan apresiasi kepada Yayasan Kepulauan Sukses Mandiri yang memilih Kota Ternate sebagai wilayah sasaran kegiatan peningkatan mutu pembelajaran melalui pembelajaran kreatif semacam ini.

Sementara itu, Penaggungjawab Kegiatan POP (Program Organisasi Penggerak) Kota Ternate Samsu Somadayo menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun 2021. Sebab Program Organisasi Penggerak di Kota Ternate akan berlangsung selama 3 tahun sesuai dengan kontrak kerjasama antara Yayasan Kepulauan Sukses Mandiri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan pendampingan di Kota Ternate  melibatkan 105 sekolah dan 654 guru serta kepala sekolah dibagi sebanyak 7 kelompok yakni kelompok Kota Ternate selatan, Ternate Utara, Ternate Tengah,  Pulau Ternate, Pulau Moti, Hiri, dan Batan dua.

“untuk kegiatan hari ini baru melibatkan 175 guru yang ada pada wilayah Kota Ternate Tengah  dengan menghadirkan 2 narasumber utama yakni Dr. Wahid Umar dan Dr. Heri Suharna,”Ucap Samsu.

Alumi Doktor Universitas Sebelas Maret Solo ini juga menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan kegiatan POP di tahun ke dua atau tahun 2022  ini setiap gugus atau kelompok akan dijadwalkan  penguatan selama satu hari dan kemudian dilanjutkan dengan pendampingan di sekolah masing masing selama 7 bulan.

Selanjutnya, dalam pendampingannya di lapangan/di sekolah, penaggung jawab kegiatan akan menugaskan teman-teman instruktur atau narasumber untuk mendampingi bapak ibu guru di sekolah masing masing sesuai dengan jadwal yang di tetapkan oleh panitia.

“Adapun focus pelaksanaan program organisasi penggerak di Kota Ternate ini adalah pembelajaran kreatif yang basis kajiannya literasi, numerasi dan karakter,”Tandas Samsu.(*)

Komentar