Malutterkini.id– Paslon Bupati dan wakil Bupati Halsel nomor urut 2 Rusihan-Muhtar bakal libatkan Akademisi dan LSM Serta Organisasi kemahasiswan untuk partisipasi aktif mengawasi pelaksanaan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan untuk menghindari praktek Kolusi dan Nepotisme.
Hal tersebut di sampaikan Rusihan Djafaar dalam debat publik kedua di Studio Kompas TV, Jakarta.
Dalam kesempatan itu Rusihan mengatakan, setiap rupiah dalam APBD harus dipastikan dinikmati masyarakat. Fungsi pengawasan APBD harus bisa diakses siapa saja sehingga masyarakat bisa membantu pemerintah untuk membangun Halsel kedepan lebih baik.
Menurutnya, pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan Stakeholder Pemerintah, tapi kita harus libatkan LSM, akademisi dan organisasi mahasiswa lainnya untuk mengawasi penggunaan APBD.
“Kami yakin sekali, dalam kolaborasi pemerintah dan lembaga non pemerintah tersebut, apabila tercapai maka, progam infratruktur di Halmahera Selatan terlaksana dengan baik tanpa ada jeritan masyarakat yang menuntut keadilan,” pungkas Rusihan (*)









Komentar