Malutterkini.id, Labuha — SMA Negeri 20 yang berada di Desa Indari,Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara tidak mempunyai Kepala Sekolah. Hal ini berdampak pada segala aspek dalam lingkungan SMA 20 Halsel lantaran tidak ada kejelasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi.
Salah satu onkum Guru SMA Negeri 20 yang tak mau dipublis namanya mengatakan, segala urusan administratif Sekolah saat ini menjadi terbengkalai.
”Sekolah seperti kehilangan nyawa dan hilang arah,” ucap sumber dengan nada kesal kepada media ini Jumat (27/10).
Menurutnya, Pasca pergantian Kepala sekolah pada tanggal 15 September 2023, SMAN 20 dibiarkan tanpa kepastian.
Ia menuturkan, Kepsek yang baru saja dilantik tersebut menggantikan kepsek sebelumnya Bapak Sarif Mahmud yang telah memimpin SMA 20 Halsel kurang lebih 14 tahun lamanya.
“Pergantian kepsek itu dikarenakan hampir 2 tahun terakhir kepsek sebelumnya berada dalam kondisi sakit, akhirnya segala Tugas di embankan kepada PLH kepsek yang di amanahkan kepada Wakasek Kesiswan Riswan Rifai,”Bebarnya.
Kendati demikian, segala urusan administratif berjalan dengan baik dan normal. Namun berbagai polemik kemudian terjadi semenjak kekosongan Kepala sekolah.
“Desas desus negatif yang dinahkodai oknum internal maupun eksternal,”Ucapnya.
Ia menambahkan, Polemik tersebut dimulai dari oknum guru yang jarang masuk dan lebih sering libur, bahkan sampai pada Aksi Demonstrasi mahasiswa menuntut pergantian Kepsek.
“Segala Dinamika yang terjadi dalam rentang waktu hampir 2 tahun tersebut lalu bermuara pada surat pengunduran diri Bapak Sarif Mahmud sebagai Kepala sekolah pada tanggal 13 September 2023. 2 hari setelahnya dilantik lah kepsek baru SMA 20 Halsel,”kata Sumber itu lagi.
Polemik itu lanjut dia, justru makin mengkhawatirkan, karena Kepsek yang telah dilantik enggan datang untuk bertugas.
Bahkan sudah 1 bulan lebih setelah dilantik, tidak ada tanda-tanda SMA 20 akan memiliki kepsek baru.
Simpang siur berita mengatakan bahwa beliau telah mengundurkan diri.
Hal senada juga di sampaikan oleh Pengawas SMA cabang Dinas Halsel bahwa Kepsek yang baru telah mengundurkan diri.
“Kami mencoba mengkonfirmasi ke Cabang Dinas Pendidikan, namun hanya mendapatkan jawaban, Itu urusan Dinas. Tidak ada kejelasan pasti, kapan dan siapa yang akan menjadi kepsek di SMA 20,’’Ujarnya seraya berharap ada kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Gubernur Maluku Utara.(*)








Komentar