Malutterkini.id – Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, beberapa pekan terakhir ini aktif dalam kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara.
Rio yang juga wakil bupati morotai aktif ini terlihat “berambisi” merebut Ketua Umum HIPMI Maluku Utara. Rio dianggap mengabaikan tugas-tugasnya sebagai wakil bupati dan lebih fokus ke organisasi yang menghimpun para pengusaha muda ini.
“Rio harusnya lebih fokus ke pelayanan masyarakat di Morotai, ketimbang mengurus organisasi,”kata Ketua DPD Pemuda Solidaritas Merah Putih, Mudasir Ishak, Selasa (30/9/2025).
Menurutnya, Rio dinilai tak layak memimpin organisasi HIPMI, sebab baru menjabat Wakil Bupati Morotai yang belum genap setahun.
Apalagi kata dia, program maupun visi misinya bersama Bupati Rusli Sibua belum terealisasi sepenuhnya kepada masyarakat.
Mudasir menyebut, jika nanti Rio terpilih menjadi Ketum HIPMI Malut, maka ada dua kemungkinan. Pertama Rio tidak fokus lagi ke pelayanan masyarakat, dan atau yang kedua roda organisasi HIPMI tak berjalan maksimal.
“Kemungkinan-kemungkinan ini yang kami khwatirkan. karena itu Rio tidak layak memimpin HIPMI Malut,” tukasnya.
Mudasir justeru mempertanyakan urgensi apa sehingga Rio C. Pawane mencalonkan diri sebagai Ketua HIPMI Malut.
Ia menduga ada agenda tersembunyi dibalik pencalonan tersebut, mengingat HIPMI adalah organisasi pengusaha murni.
“HIPMI itu organisasi pengusaha muda, jangan dipolitisasi atau digiring ke kepentingan lain” tegas Mudaris.
Disisi lain pria yang akrab disapa bung dace ini juga menyinggung soal spekulasi politik di Morotai, dimana Bupati saat ini Rusli Sibua tidak bisa lagi mencalonkan diri pada periode mendatang.
Ia justru khawatir, Rio Pawane menggunakan HIPMI sebagai kendaraan politik untuk meraih kursi Bupati Morotai.
“Sudah jadi rahasia umum bahwa Rio Pawane punya ambisi jadi Bupati Morotai. Jangan sampai HIPMI jadi alat untuk mewujudkan ambisi politiknya,”bebernya.
Mudaris juga menyindir Rio Pawane yang seharusnya fokus melayani masyarakat Morotai sebagai Wakil Bupati. Ia menilai masih banyak masalah sosial ekonomi di Morotai yang belum terselesaikan.
“Kesenjangan sosial ekonomi di Morotai masih telanjang di mata publik. Bagaimana bisa seorang wakil bupati fokus pada pencalonan sebagai Ketua HIPMI, harusnya dia fokus melayani masyarakat di Morotai sana,”Pungkasnya.
Terkait hal itu, Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane masih dalam upaya konfirmasi wartawan.(*)










Komentar