Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri 

Nasional166 Dilihat

Malutterkini.id-Pengurus Besar forum mahasiswa Maluku Utara (PB-FORMMALUT) Jabodetabek mendesak
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto segera mencopot Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Desakan pecopotan Kapolri ini menyusul insiden tewasnya seorang pengemudi ojeg online akibat digilas dengan kendaraan taktis baracuda milik Brimob saat aksi demonstrasi.

Menurutnya, meski tujuh anggota Brimob telah ditetapkan sebagai tersangka, publik menilai langkah itu tidak cukup untuk mengakhiri persoalan, sebab tanggung jawab moral dan struktural tetap berada di tangan Kapolri.

Reza menegaskan bahwa reformasi Polri harus kembali menjadi agenda prioritas. “Sejarah Reformasi 1998 telah menegaskan Polri dipisahkan dari TNI agar lebih profesional dan humanis. Namun, praktik represif masih terus berulang hingga kini. Jika Presiden tidak mengambil langkah tegas, maka bukan hanya wajah Polri yang tercoreng, tetapi juga reputasi Indonesia di mata dunia,” katanya.

Sorotan internasional terhadap isu represif aparat bukanlah hal baru. Dari protes Hongkong tahun 2019, kudeta militer Myanmar 2021, hingga gerakan Black Lives Matter di Amerika Serikat tahun 2020, semuanya menunjukkan bahwa kekerasan aparat hanya memperpanjang krisis sosial dan menggerus legitimasi negara.

Karena itu ia menegaskan akan menggelar konsolidasi nasional mahasiswa sebagai lanjutan semangat Reformasi 1998.

“Konsolidasi ini bukan hanya dukungan moral terhadap Presiden, tetapi juga peringatan bahwa kegagalan mereformasi Polri dapat mempermalukan Indonesia di panggung internasional,”Tukasnya.(*)

Komentar