Kejari Halsel Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-65 dan HUT IAD Ke-25: Menjalin Kekuatan Hukum dan Kebersamaan dalam Kesederhanaan

Malutterkini.id— Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-65 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke-25 Tahun, Senin (21/06/2025).

Momentum Istimewa keluarga besar Kejari berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan Labuha, penuh khidmat, semarak, dan diselimuti nuansa kesederhanaan yang sarat makna.

Kegiatan diawali dengan upacara internal sebagai bentuk penghormatan dan refleksi terhadap sejarah panjang institusi Kejaksaan Republik Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1960.

Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan, Ahmad Patoni, S.H., M.H. sebagai pembina upacara menyampaikan amanat penting mengenai peran Kejaksaan dalam menjawab tantangan hukum di era transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam pidatonya, Kajari Ahmad Patoni menegaskan bahwa, “tema HBA ke-65 tahun ini, yakni Akselerasi Kejaksaan untuk mewujudkan penegakan Hukum Modern menuju Indonesia Emas”.

Bukan sekedar slogan, tetapi merupakan arah gerak dan tekad bersama seluruh insan Adhyaksa untuk memperkuat kapabilitas dan kredibilitas lembaga penegak hukum, kata Ahmad Patoni.

Ia menambahkan, penegakan hukum modern mengharuskan kita untuk bekerja secara adaptif, transparan, dan humanis.

Kita bukan hanya pelaksana hukum, tetapi pelayan publik yang harus mampu menghadirkan keadilan yang menyentuh hati rakyat, kata Kajari Ahmad Patoni.

Usai upacara, dilanjutkan dengan kegiatan seremonial pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas eksistensi dan pengabdian Kejaksaan selama 65 tahun.

Prosesi tersebut berlangsung sederhana, namun penuh makna, diiringi dengan doa bersama agar Kejaksaan terus diberikan kekuatan, integritas, dan keberkahan dalam mengemban tugas negara.

Peringatan HUT IAD ke-25: Wujud Nyata Peran Perempuan dalam Institusi.

Berbarengan dengan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, pada hari yang sama juga dilaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke-25, yang menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan.

Dengan mengusung tema “Ikatan Adhyaksa Dharmakarini sebagai cerminan diri dalam menjalankan program kerja yang nyata. Kegiatan IAD menjadi cerminan peran aktif para istri pegawai kejaksaan dalam mendukung pembangunan karakter keluarga dan institusi.

Dalam kesempatan itu, Ketua IAD Daerah Halmahera Selatan, Ny. Dewi Patoni mengatakan, “keberadaan IAD bukan hanya simbol pelengkap, melainkan pilar yang turut membangun ketahanan mental dan moral pegawai kejaksaan melalui kegiatan sosial, budaya, dan edukatif yang menyentuh masyarakat.

Kami ingin menunjukkan bahwa peran perempuan, istri, dan ibu dalam keluarga Adhyaksa memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan tugas-tugas suami dan lembaga secara keseluruhan,” ungkap Ny. Dewi Patoni.

Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT IAD ke-25 mencerminkan semangat kreatif, partisipatif, dan penuh kepedulian sosial, antara lain:

  1. Lomba Fotografi Bertema Budaya Daerah, menampilkan berbagai ekspresi budaya khas Halmahera Selatan dari sudut pandang para anggota IAD. Lomba ini menjadi sarana pelestarian budaya lokal sekaligus ajang ekspresi seni visual yang memperkuat identitas daerah.
  2. Lomba Paduan Suara Mars IAD dan Lagu Budaya Daerah yang diikuti oleh seluruh anggota IAD Daerah Halmahera Selatan. Penampilan para peserta tak hanya menampilkan musikalitas, tetapi juga memperlihatkan semangat solidaritas dan kecintaan terhadap warisan budaya Nusantara.
  3. Kegiatan Bakti Sosial di Pondok Pesantren Darul Quran, sebagai bentuk kepekaan sosial IAD terhadap institusi pendidikan keagamaan. Bantuan yang diberikan meliputi perlengkapan ibadah, makanan pokok, dan alat tulis sekolah yang diharapkan dapat mendukung proses belajar para santri.
  4. Pemberian Dana Santunan Pendidikan disalurkan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang berada di sekitar wilayah Halmahera Selatan. Ini merupakan bentuk nyata kontribusi sosial IAD dalam mendukung dunia pendidikan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
  5. Kesederhanaan yang Sarat Makna,
    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan. Tidak ada kemewahan yang ditonjolkan dalam peringatan tahun ini. Justru, kesederhanaan yang dihadirkan menjadi kekuatan tersendiri dalam mempererat ikatan batin antar pegawai, antar anggota IAD, serta masyarakat yang dilayani.

Lanjut Kajari Ahmad Patoni, kesederhanaan bukan berarti pengurangan makna, melainkan upaya untuk kembali ke jati diri sebagai pelayan hukum yang rendah hati dan dekat dengan rakyat.

“Kebersamaan itu bukan soal besar kecilnya perayaan, tetapi bagaimana kita saling menghargai, mendukung, dan terus menjaga nilai kekeluargaan dalam bekerja. Inilah yang membuat Kejaksaan kuat,” tegasnya.

Momentum HBA dan HUT IAD ini menjadi refleksi penting bagi seluruh insan Adhyaksa di Halmahera Selatan, untuk terus memperkuat semangat kolaborasi, integritas, dan dedikasi dalam setiap lini pengabdian.

Dengan semangat Satya Adhi Wicaksana, Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan juga berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum yang berkeadilan, humanis, dan inklusif.

Sementara IAD sebagai mitra sejati tetap hadir sebagai pendorong semangat, penggerak sosial, dan penjaga nilai-nilai luhur dalam keluarga besar Adhyaksa. (*)

Komentar