MALUTTERKINI.ID —
Ketua aktif cabang olahraga (Cabor) Taekwondo Kabupaten Halmahera selatan, Maluku Utara, Soadri Ingratubun menghimbau kepada semua pihak agar tidak mempolemikkan kajadian peserta Taekwondo yang mengatasnamakan Daerah Halmahera Selatan saat berlaga di Iven Pada Hari Ulan Tahun (HUT) Halmahera Utara.
Pasalnya, dirinya selaku ketua aktif cabor Taekwondo Kabupaten Halmahera Selatan tidak mengetahui adanya kepesertaan/ atltit Taekwondo yang akan berlaga pada Iven di Kabupaten Halmahera Utara.
“Saya tidak tahu bahwa ada peserta yang berlaga di Halut. Karena itu, menghimbau kepada pihak yang mempolemikkan masalah ini agar stop dan diam. Persoalan yang di halut tidak seperti begitu,”Ungkap Soadri dalam siaran persnya, Selasa 31 Mei 2022.
Soadri mengaku, kaget setelah viral di media sosial maupun sejumlah media online.
“Jadi saya juga kaget. ketika viral di medsos maupun di sejumlah media online,”Ucap Soadri.
Soadri bilang, kalau ada pihak tertentu yang membantu dana awal untuk kepentingan kebutuhan mereke ya salah sendiri.
Terlalu naif jika pihak tertentu mengatakan bahwa KONI dan Pemda Halsel tidak mau tahu dengan kondisi yang dialami kontingan taekwondo yang konon mengatas namakan Halmahera Selatan.
Bagi Soadri, simple saja. Dimana, Kontingen tarkwondo mengatas namakan Halmahera selatan itu boleh dibilang ilegal. karena dirinya selaku Ketua Taekwondo aktif tidak pernah mengetahui.
Bahkan menurut Soadri, Mestinya kalau ada kejuaraan yang berhubungan dengan cabang taekwondo harus melalui persiapan yang matang. baik dari kesiapan peserta maupun kesiapan Pendanaan tim dan siapa saja yang ditunjuk untuk membawa kontingan itu kemudian dilaporkan kepada Ketua KONI maupun Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati lalu dilakukan acara seremonial untuk pelepasan kontingan.
“Bukan pergi secara diam-diam kemudian ada masalah lalu tariak salahkan KONI dan pemda,”Tukas Soadri.(*)








Komentar