Malutterkini.id- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halmahera Selatan memberlakukan sistem pelayanan air bersih bergilir kepada seluruh pelanggan di wilayah Setempat.
Pemberlakuaan Kebijakan ini sebagai dampak dari penurunan kapasitas produksi air bersih pasca banjir yang melanda wilayah Labuha dan sekitarnya pada Minggu, 22 Juni 2025.
Dalam pengumuman resminya, PDAM menyampaikan bahwa banjir yang terjadi telah menyebabkan gangguan pada proses produksi air bersih.
Hal tersebut tidak memungkinkan untuk melakukan pelayanan secara penuh atau seperti biasa kepada seluruh pelanggan.
“Mulai malam ini, pelayanan air bersih akan dibagi dalam tiga sesi waktu berdasarkan zona ketinggian wilayah dan area pelayanan,”Demikian Pengumuman PDAM.
Berikut jadwal pelayanan bergilir yang diterapkan:
- Pukul 21.00 – 03.00 WIT, Pelayanan untuk zona ketinggian 40 hingga 70 meter di atas permukaan laut (MDPL), mencakup sebagian Desa Kampung Makian dan sebagian Desa Tomori.
- Pukul 03.00 – 12.00 WIT, Pelayanan untuk zona Labuha, pusat aktivitas dan pemukiman padat penduduk.
- Pukul 12.00 – 18.00 WIT, Pelayanan untuk zona ketinggian 80 hingga 140 MDPL, meliputi sebagian Desa Hidayat, sebagian Desa Kampung Makian, dan Jalur Metro (area sekitar Masjid Raya).
Tidak hanya itu, Pihak PDAM juga menyatakan pengaturan jadwal ini bersifat sementara dan akan berlaku hingga kapasitas produksi kembali normal.
Masyarakat juga diimbau untuk melakukan penampungan air pada jam-jam pelayanan yang berlaku di wilayah masing-masing serta bijak selama masa gangguan berlangsung.
PDAM juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat gangguan pelayanan yang terjadi,” demikian bunyi pernyataan resmi PDAM.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi contact person di nomor 0853-9510-8525.(*)








Komentar