Malutterkini.id, Ternate —
Seorang Dokter inisial IF dan rekannya inisial wid dilaporkan ke Kepolisian Polres Ternate, Jum’at (21/07).
Keduanya dilaporkan oleh korban
FN alias Natasya (28 tahun) atas kasus dugaan penganiayaan.
Pantauan media ini di kantor Polres Ternate sore tadi, korban Natasya didampingi 5 rekannya mendatangi Polres Ternate membuat laporan resmi ke polisi dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) nomor: STPL/42/VII/2023/SPKT/Res Ternate, Polda Malut.
Usai membuat laporan, kepada wartawan Natasya menjelaskan kronologi kejadian ini bermula, Rabu (19/07/2023) kemarin pelaku IF dan rekanya datang ke kos-kosnya di Kelurahan Jati Metro, Kecamatan Ternate Selatan.
Pelaku IF datang lantaran cemburu karena pacarnya bernama Atip sering datang ke kosannya.
“Kedua pelaku itu tampak membawa satu buah gunting, karena pintu terbuka pelaku IF langsung masuk dan menyerangnya mengunakan gunting,”Ucapnya.
Tidak hanya itu, IF dan rekanya juga menampar wajahnya berulang-ulang kali, tetapi tidak ada perlawanan.
“Karena mereka berdua saya tidak buat perlawanan, tapi yang jelas saya hanya butuh keadilan dengan laporan ini,”kata korban Natasya.
Natasya mengatakan, setelah kejadian diberikan ruang untuk diselesikan secara kekeluargaan, namun pelaku IF tidak menghiraukan bahkan menyuruhnya lapor saja ke Polisi.
“Karena ditantang lapor ke polisi maka saya datang lapor, dan sudah menyanpaikan kronoligis kejadian ke polisi,”Bebernya.
Dengan danya aduan itu lanjut Natasya, berharap ada keadilan dari pihak yang berwewenang.
“Saya minta keadilan dan tidak mau ada upaya mediasi lagi, karena awalnya mereka abaikan saat kita mau bicarakan baik-baik,” tegasnya.
Disinggung soal Atip, Ia menngaku pernah jalani hubungan pacaran, namun hubungan itu tidak berjalan lama karena ada satu dan lain hal.
“Kami sudah tidak pacaran, hanya saja sering komunikasi,” tandasnya.
Sementara Kasi Humas Polres Ternate, IPTU Wahyuddin secara terpisah dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.
“Iya benar, ada aduan itu dengan terlapor IF dan kawan-kawan atas dugaan pengeroyokan kepada korban FN,”Singkat Wahyudin seraya menambahkan laporannya sudah ditindaklanjuti penyidik Reskrim.(Mul/Red)









Komentar