Astaga, Tunggakan Air Bersih PDAM di Halmahera Selatan Capai Miliaran

Labuha, MalutTerkini.id – Tunggakan air bersih PDAM di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara sudah mencapai Rp1,8 miliar. Karena itu pula gaji karyawan PDAM pun ikut menunggak hingga tiga bulan.

“Tapi untuk gaji karyawan sudah kita bayarkan,”kata Direktur PDAM Halmahera Selatan, Suleman Bobote, Selasa (29/3/2022).

Dia menjelaskan, dari Rp1,8 miliar tunggakan telah dilunasi hingga tersisa 1 miliar saja. Pihaknya, kata Suleman, mengambil langkah tegas kepada pelanggan dengan cara memutus jaringan pipa jika menunggak hingga 2 bulan.

“Sekarang kita siapkan langkah tegas bila menunggak sampai 2 bulan langsung diputus jaringannya,”tambah Suleman.

Di sisi lain, PDAM tahun ini juga mendapat kucuran dana Rp2,8 miliar dari Pemda Halsel untuk pemasangan jaringan air ke Labuha, pusat Ibu Kota Halmahera Selatan. Dana itu akan dikelola pihak ketiga melalui tender.

Sedangkan untuk mendorong program smart city, kata Suleman, maka anggaran untuk layanan air bersih diperkirakan mencapai 27 miliar. ”Tahun ini rencana pemasangan jaringan pipa air sampai di kampung kelahiran Bupati Halsel,”ujarnya.

Soleman juga menjamin suplai air selama Ramadan, karena seluruh fasilitas pendukung dalam kondisi normal dan siap menyuplai air sesuai kebutuhan masyarakat. “Untuk pelayanan air bersih di bulan Ramadan sangatlah tersedia,”tutupnya. (*)

Komentar