MALUTTERKINI.ID, TERNATE —
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) Maluku Utara resmi melaporkan dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas, di Desa Labi-labi, Kecamatan Wasilei Utara, Kabupaten Halmahera Timur ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malu).
Pasalnya, Pembangunan Puskesmas yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 Senilai 15 Miliar itu diduga bermasalah. Sebab, Tidak sesuai spesifikasi sehingga pengerjaan yang baru masuk 60 Persen, Namun Sudah Ambruk.
“Paket proyek pembangunan Puskesmas di Desa Labi-labi Halmahera Timur yang dikerjakan pada tahun 2021 itu menggunakan alokasi anggaran APBD T.A 2021 senilai Rp15 miliar tersebut tidak sesuai harapan masyarakat. Sebab baru mencapai 60 persen tetapi bangunannya ambruk,”Kata Ketua DPD GPM Maluku Utara Sartono Halek dalam siaran persnya kepada Selasa (29/03/2022).
Dia mengaku, Paket Pembagunan Puskesmas Labi-labi, Kecamatan Wasilei Utara, Kabupaten Halmahera Timur didalam nya terdapat beberpa Item kegiatan yakni:
Pembangunan puskesmas labi-labi dengan nilai pagu Rp.6.400.000.000.00 dengan rekanan PT. Amesti Lestari
Pembangunan pagar puskesmas labi-labi dengan nilai pagu Rp.600.000.000.00 yang dikerjakan oleh rekanan CV.ANNAZIYAH JAYA
Pembangunan baru rumah dinas puskesmas labi-labi dengan nilai pagu Rp.425.000.000.00 dengan rekanan CV.BIMA STAR
Pembangunan penyediyaan prasarana air bersih puskesmas labi-labi dengan pagu Rp.500.000.000.00 dengan rekanan PT.Cemara Kedawawung Kamil.
Pembangunan instalasi pengelolaan air limba (IPAL) Puskesmas labi-labi dengan nilai pagu Rp.700.000.000.00 dengan rekanan PT.Zevano Athira Sukses.
Ia menduga, adanya Kekurangan volume atas pekerjaan pembangunan tersebut. Karena baru masuk 60 persen sudah ambruk.
Karena itu, Ia meminta Kejaksaan Tinggi Maluku Utara segera melakukan penyelidikan dan memanggil dan memeriksa dr. Vita Sangaji selaku mantan plt Kadis Kesehatan Halmahera Timur serta pihak pihak rekanan PT. Amesti Lestari.
“Kami meminta Kejaksaan Tinggi segara lakukan Penyelidikan. Karena konstruksi proyek pembangunan Puskesmas di Desa Labi-labi Wasilei terkesan asal-asalan,”Tukasnya.(Red)









Komentar