Malutterkini.id, Jakarta — Aliansi Mahasiswa Maluku Utara Anti Korupsi di Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi pemberantasan korupsi (KPK), kamis (11/01/2024).
Masa aksi itu mendesak KPK segara memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halmahera Selatan, Asia Hasyim dan Halid Hj.Yusuf soal pembangunan rumah sakit (RS) Pratama di Pulau Makian dengan pagu anggaran Rp 44 Miliar yang diduga mangkrak tersebut.
“KPK harus segara memanggil dan memeriksa Kadinkes Halmahera Selatan, Asia Hasyim dan PPK Halid Hj.Yusuf atas dugaan keterlibatanya mangkraknya pembangunan rumah sakit (RS) Pratama di Pulau Makian,”Teriak Rahmat Karim saat berorasi di gedung KPK siang tadi.
Tidak hanya itu, Rahmat juga meminta KPK memeriksa Dirut PT.Bina Utama selaku rekanan yang mengerjakan Proyek Pembangunan RS Pratama, karena diduga kuat pekerjaan tersebut tidak sesuai SOP.
Ia menduga pembangunan RS Pratama di pulau makian tidak sesuai SOP, sebab proyek yang nilainya puluhan miliar tetapi dilokasi pekerjaan tidak pertampang papan proyek.
“Jadi KPK harus meninjau langsung proyek RS Pratama, karena proyek yang menelan anggaran puluhan miliaran rupiah, namun pekerjaannya terkesan asal-asalan. bahkan dugaan saat ini mangkrak,”Pungkasnya.(*)










Komentar