MALUTTERKINI.ID — Pencarian terhadap 1 korban tenggelamnya KM. Cahaya Arafah terus dilakukan oleh Tim Sar Gabungan. Pencarian dimulai Sabtu 23 Juli pukul 07.00 WIT.
Tim penyelam melakukan penyelaman di titik bangkai kapal Km. Cahaya Arafah. Sementara Armada Kapal pencarian melakukan penyisiran di permukaan air hingga 25 Nm dari LKP.
Hingga sore hari pencarian belum membuahkan hasil. Tim Sar Gabungan pun kembali ke posko di pelabuhan desa Tokaka. Operasi Sar akan kembali dilanjutkan pada Minggu 24/07/22.
Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman menyampaikan bahwa pencarian akan dilakukan selama 7 hari sesuai SOP Basarnas.
“Jumlah Korban 77 Orang, selamat
66 Orang, meninggal dunia 10 Orang, dan 1 orang masih dalam pencarian,”Ungkap Fathur.
Diketahui Alutsita dan Palsar yang dikerahakan yakni, KN SAR 237 Pandudewanata, KP Gamalama XXX-3002, KAL Tidore III-14-11, KRI Teluk Wondama-527, KRI Tatihu-853, KRI Layaran-854, KN Gajah Laut-404, Kopaska, Penyelam TNI AL, Penyelam Basarnas, Penyelam Polairud, Penyelam PT. Nabucco Resort, Penyelam KUPP Babang, LCVP & RHIB KRI Teluk Wondama-527, Sea Rider KN SAR Pandudewanata-237, Rubber Boat Unit Siaga SAR Halsel/Bacan, Speedboat BPBD Kabupaten Halsel
, Speedboat KUPP Babang, Long Boat Masyarakat, Palsar Evakuasi, Palsar Medis, dan Palsar Kom.
Sementara Unsur yang Terlibat dalam pencarian yaitu, Basarnas Ternate, Korem 152/Baabullah, DitPolairud Polda Malut, Lanal Ternate, Guspurla Koarmada III, Kantor Kamla Zona Maritim Tengah, KNKT, BPBD Provinsi Malut, KSOP Ternate, Jasa Raharja, DVI Polda Malut, Kodim 1509 Labuha, Polres Kab. Halsel, BPBD Halsel, KUPP Babang, Polsek Saketa, Koramil Saketa, Puskesmas Dolik, Puskesmas Saketa, PT. Nabucco Resort dan Perangkat Desa & Masyarakat setempat.(Alan/Red)








Komentar