Tim Medis Terus Cek Kesehatan JCH Kloter 15 Maluku Utara

Nasional117 Dilihat

Malutterkini.id- Calon Jemaah haji (CJH) Kloter 15 Embarkasi Makassar (UPG) asal Provinsi Maluku Utara terus dipantau oleh tim medis kesehatan.

Dokter kloter, dr. Rita Yanti Sam Mongkito, menyampaikan menjelang keberangkatan menuju Makkah dari total 393 jemaah yang tergabung dalam kloter 15 ini, tercatat sejumlah jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah risiko tinggi (risti) dalam kondisi yang memerlukan perhatian khusus.

Secara umum kondisi jemaah dalam keadaan baik dan siap untuk melanjutkan perjalanan ibadah. Namun ada beberapa lansia dan risti yang mengalami batuk dan demam ringan serta masih dalam pemantauan intensif tim kesehatan.

“Satu orang jemaah atas nama Ibu Naci Sabtu saat ini masih menjalani perawatan di RSAS King Fahd, Madinah. Insya Allah, dalam dua hingga tiga hari ke depan, beliau sudah dapat bergabung dengan rombongan di Makkah,”ungkap dr. Rita, Senin (19/05/2025).

Dalam upaya menjaga kebugaran jemaah, dr. Rita didampingi Perawat Daerah, Ibu Ade Jupriyani Abd. Kadir, terus memberikan edukasi kepada jemaah untuk memperhatikan konsumsi cairan.

Selain itu, dr. Rita juga mengingatkan agar para jemaah tidak langsung melakukan aktivitas berat setelah perjalanan jauh, serta memberi tubuh waktu beradaptasi sebelum menjalankan ibadah.

Menurutnya, Kesehatan adalah kunci ketenangan dalam beribadah. Ibadah akan terasa lebih bermakna jika dijalankan dalam kondisi fisik yang prima.

Oleh karena itu, tim kesehatan kloter mengimbau agar para jemaah rutin meminum air putih minimal dua liter per hari dan mengonsumsi oralit sekali sehari untuk mencegah dehidrasi, khususnya setelah melakukan aktivitas di luar ruangan.

Senada dengan itu, disampaikan perawat Ade Jupriyani. Ia menghimbau jemaah selalu mematuhi anjuran tim kesehatan. Jika mengalami gejala seperti pusing, batuk, atau lemas, segera lapor kepada petugas agar bisa segera ditangani.

Sementara itu, Perawat kloter, Irwan H. Mustafa, menjelaskan bahwa mayoritas jemaah lansia mengalami gangguan akibat paparan cuaca panas dan proses adaptasi.

Dia menyebutkan bahwa jenis jemaah risiko tinggi terdiri atas, Risti berat 73 orang, Risti sedang 54 orang, Risti ringan 98 orang, Pengguna kursi roda 16 orang dan Pengguna tongkat 2 orang.

“Tim kesehatan Kloter 15 terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, dengan harapan agar seluruh proses ibadah dapat dilaksanakan dengan aman, nyaman, dan lancar hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,”Pungkasnya.(*)

Komentar