Amanat Jaksa Agung Pada Puncak HBA ke 62

Hukrim342 Dilihat

Di Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Kepala Kejati Dade Ruskandar memimpin langsung upacara pelaksanaan HBA ke 62. Upacara tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejati Malut pagi tadi.

Amanat Jaksa Agung Burhanuddin ST, yang dibacakan Kepala Kejakasan Tinggi Maluku Utara, Dade Ruskandar, menyampaikan, bahwa peringatan Hari Bhakti Adhyaksa merupakan momentum bersama untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas semua yang telah kita kerjakan selama setahun terakhir.

Selain itu, menyusun strategi guna mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Sebab hasil survei nasional mengenai evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah dalam bidang ekonomi, politik, penegakan hukum, dan pemberatasan korupsi, telah menunjukan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan yang sebelumnya menduduki peringkat ke 8 pada April 2022 menjadi peringkat ke 4 pada Juni 2022 dengan capaian 74,5 persen.

Karena menurutnya, Peningkatan kepercayaan tersebut karena masyarakat menganggap Kejaksaan sedikit banyak telah mampu menampilkan wajah penegakan hukum yang didambakan, diantaranya adalah keberhasilan Kejaksaan dalam menangkap kegelisahan masyarakat atas praktik penegakan hukum yang dinilai tidak memenuhi rasa keadilan, yaitu dengan dikeluarkannya kebijakan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

Bahkan Kebijakan tersebut merupakan tonggak perubahan paradigma penegakan hukum, sehingga masyarakat memposisikan restorative justice identik dengan Kejaksaan. Terobosan berikutnya adalah menghadirkan Rumah Restorative Justice guna menyerap keadilan di tengah masyarakat, serta untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal yang eksis di tengah masyarakat dengan melibatkan tokoh masyarakat, adat, dan agama. Sehingga akan tercipta kesejukan dan perdamaian yang
dapat dirasakan oleh seluruh warga.

Olehnya itu, kembali mengajak seluruh warga Adhyaksa untuk menjaga pelaksanaan keadilan restoratif, dan menjaga asa masyarakat bahwa penegakan hukum bernurani masih ada di negeri ini, serta saya ingatkan jangan pernah nodai kepercayaan masyarakat.

“peningkatan kepercayaan masyarakat tersebut juga karena keberhasilan meningkatkan kemampuan mengkomunikasikan capaian-capaian kinerja, sehingga masyarakat mengetahui apa yang telah diraih maupun yang sedang dilakukan,” tandasnya.

Tema Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 62 Tahun 2022 adalah “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”. Tema tersebut merupakan wujud kepekaan Kejaksaan melihat dinamika bangsa dan negara saat ini, serta menunjukan optimisme Kejaksaan dalam berperan menghadirkan penegakan hukum yang memberikan kemanfaatan luas dan menunjang kebangkitan ekonomi Indonesia.

Kepastian hukum yang humanis adalah penegakan hukum yang dilakukan dengan memperhatikan keadaan sekitar dan memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara proporsional, tetapi bukan berarti tunduk pada tekanan, namun cermat dalam menyerap nilai keadilan yang tumbuh di masyarakat.

“hukum ditegakan dengan akal pikir, dan keadilan diasah dengan hati nurani,”Tukasnya.(*)

Komentar