Miris,,, Kuota PPPK Dukcapil Halsel Tahun 2024 Diisi 2 Honorer Fiktif

Malutterkini.id — Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara menyisahkan banyak masalah.

Masalah yang paling krusial soal  penerbitan SK Bodong kepada honorer fiktif sebagai syarat bisa mengikuti tahapan seleksi PPPK.

Terbaru, hasil penelusur media ini, menemukan dua peserta PPPK yang diketahui tidak pernah honor di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Halmahera Selatan, namun mengikuti seleksi PPPK Tahap 1 Tahun 2024 pada Kuota Dukcapil.

Kedua peserta itu bernama
Rahma Marinda Nomor Peserta PPPK 24790430820000569 dan Mahmud Arifin tidak ada nomor peserta, tetapi dinyatakan lolos saat pengumuman seleksi PPPK Tahap 1 Tahun 2024.

Sementara 2 orang yang diketahui jelas honor lebih dari dua tahun di Dukcapil Halsel, tetapi tidak lolos pada seleksi PPPK, kedua peserta itu atas nama Melda Barmawi Staf TU dan Dahrul Kadim operator cetak KTP .

Bahkan, informasi yang dihimpun dilapangan, Rahma Marinda dan Mahmud Arifin tidak tercatat dalam databese Dukcapil Halsel, namun anehnya mereka bisa mengikuti seleksi PPPK pada Kuota Dikcapil.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Halmahera Selatan, Kader Hi Noh menyampaian, pihaknya sudah mengusulkan sesuai kuota Dukcapil, akan tetapi kuota yang diusulkan sebagian tidak lolos.malah yang lulus diluar dari Dukcapil.

Kader juga mengaku prihatin kenapa bisa terjadi lantaran honorer di Dukcapil tidak lolos.

“Tanyakan langsung ke BKD, yang jelas saya sangat menginginkan dan berharap yang masuk dan lulus pada kuota dukcapil harus honorer dari dukcapil bukan dari luar,”Ungkap Kader.

Kades juga menegaskan, peserta atas Rahma Marinda dan Mahmud Arifin tidak pernah memberikan rekomendasi.

“Saya tidak kenal, tetapi mengambil kuota Dukcapil sehingga para honorer tidak lolos,”Ungkap Kader.

Bahkan Pria yang akrab disapa Dade ini mengaku, kedua peserta yang masuk kuota dukcapil tidak diketahui honor dari Instansi mana.

“Sampai saat ini keduanya belum diketahui honor dari Instansi mana,”Ucap Dade.

Masalah ini lanjut Kader, sudah disampaikan secara lisan ke BKD, semoga segara ditindaklanjuti agar tenaga honorer dari Dukcapil bisa lolos

“Saya sudah sampaikan secara lisan ke BKD, semoga ada jalan agar honorer dari dukcapil bisa lolos,”Tukasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Halsel, Abdillah Kamarullah masih dalam upaya konfirmasi.(*)

Komentar