Soal NHM, Anggota DPD dan DPR RI Dapil Maluku Utara Dikritik KNPI

Malutterkini.id– Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Utara, Rovin Djinimangale melontarkan kritik pedas mengenai sikap diam para Senator dan Anggota Legislatif dapil Maluku Utara terhadap Persoalan PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM).

Rovin menuturkan empat Anggota DPD dan tiga DPR RI dapil Maluku Utara seakan tidak berdaya hadapi pihak Menagemen PT.NHM.

Empat orang anggota DPD dapil Maluku Utara antara lain yakni, Dr. Grall Taliawo, Namto Hui Roba, Hasby Yusuf dan Sultan Hidayat M. Sjah, sedangkan Tiga anggota DPR RI dapil Maluku Utara Irine Roba Putri, Alien Mus dan Alqassam Kasuba.

“Sikap diamnya para senator Perwakilan Maluku Utara ini patut dipertanyakan,
karena para legislator dan senator tidak peka terhadap persoalan pekerja tambang emas tersebut,”kata Rovin, kepada wartawan Kamis (27/3/2025).

Sejuah ini kata Rovin, tidak satupun dari mereka merespon persoalan antara pekerja dan pihak managemen perusahaan yang tak kunjung membayar hak-hak para pekerja.

Untuk itu lanjut Rovin, Ini jadi catatan kita bersama masyarakat Maluku Utara, lebih khusus masyarakat Halmahera Utara, bahwa mereka yang di pilih untuk mewakili suara kita tidak satupun bergeming menghadapi Perusahaan tambang emas ini.

Meski demikian, Rovin meminta para senator dan legislator untuk lebih peka melihat persoalan para pekerja dan segera mengagendakan untuk melakukan penelusuran untuk mencari titik penyelesaian yang dialami para pekerja dan masyarakat lingkar tambang ini.

Diketahui, beberapa minggu terakhir ini ramai aksi demonstrasi untuk menuntut hak-hak Karyawan dan Masyarakat lingkar tambang di area PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM).

Bahkan terbaru para pekerja yang berdemonstrasi dikantor pusat NHM di Jakarta mendapat tindakan represif yang diduga dilakukan oleh Preman bayaran bersama dengan Serikat pekerja perusahaan tersebut.(*)

Komentar