Malutterkini.id –– Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan mengaku mendapat tekanan dari pihak yang terlibat skandal Korupsi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Saruma Sejahtera.
“Pengusutan kasus BPRS para penyidikan mendapat tekanan dari para pihak,”Ungkap Kajari Halsel, Ahmad Patoni melalui Kasi Intel Osten Gerhan, Rabu (18/12).
Meski demikian, Osten mengatakan tidak gentar, dan terus mengusut hingga penetapan tersangka kasus BPRS yang merugikan keuangan negara Miliaran rupiah tersebut.
“Meski ada intervensi, tetapi tidak takut dan terus mengusut hingga tuntas,”Ucap Osten.









Komentar