APH Didesak Periksa Kadis Perkim Halteng Atas Dugaan Kasus Bagi-Bagi Proyek dengan Oknum DPRD Halteng

Hukrim329 Dilihat

MALUTTERKINI.ID — Lembaga Pengawasan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau LPP-Tipikor Maluku Utara (Malut) meminta Polda dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mengusut tuntas dugaan konspirasi busuk atas sejumlah paket proyek pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Tengah yang diduga melibatkan Kepala Dinas Perkim Halteng, Abdullah Yusup dan sejumlah oknum anggota DPRD Halteng.

Pasalnya, Proyek yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp. 47,967,500,000 itu meski belum ditenderkan, namun sudah direkap  deretan nama oknum anggota DPRD yang bakal mendapatkan sejumlah paket proyek dari Perkim. Artinya ini patut diduga kuat paket dibagi-bagi tanpa melalui Tahapan atau mekanisme tender.

“Polda dan Kejati Malut harus segera turun tangan menelusuri persoalan ini. Untuk laporannya sudah kami konsepkan, selajutnya, bakal kami masukan resmi ke kedua lembaga hukum ini,”kata Ketua Penindakan dan Investigasi Lembaga Pengwasan dan Tindak Pidana Korupsi (LPP-Tipikor) Maluku Utara, Muhlas Ibrahim, Selasa 23 April 2023

Muhlas juga mendesak Polda dan Kejati memanggil dan memeriksa terhadap Kadis Perkim Halteng,  Abdullah Yusup, karena diduga sebagai aktor utama.

Perlu diketahui, data yang diperoleh media ini menyebutkan, proyek yang diduga telah dibagi-bagi Dinas Perkim ke DPRD Halteng itu sebanyak kurang lebih 44 paket.

Paket paling banyak diperoleh oleh oknum anggota DPRD Halteng, inisial SA. Ia bahkan memeperoleh 17 paket proyek.

Data yang diperoleh, seluruh paket proyek milik DPRD itu di tandai dengan nama anggota DPR dan warna partai masing-masing.

17 paket proyek atas nama SA itu diantaranya, proyek Pemasangan Paving Blok Blok Gereja Sibenpopo Rp. 300,000,000, Pembangunan Kantor Desa Baka JayaTahap II Rp. 250,000,000, Pembangunan Kantor Desa Gemia Rp. 750,000,000, Pembangunan Kantor Desa Loman Tahap II Rp. 250,000,000, Pembangunan Kantor Desa Sif Tahap II Rp.250,000,000, Pembangunan Kantor Desa Yeisowo Tahap II Rp. 250,000,000, Pembangunan Pagar Gereja Sibenpopo Rp. 200,000,000 dan Pembangunan Rabat Beton Desa Yeisowo Rp. 200,000,000.

Selain itu, Pembangunan Rabat Beton Kali Botak Desa Kapaleo Rp. 100,000,000,
Pembangunan Rabat Beton Kampung
Kendari Desa Kapaleo Rp. 200,000,000,
Pembangunan Rabat Beton menuju Mushollah Desa Sentosa 100,000,000, Pembangunan Rabat Beton menuju Mushollah Desa Sentosa Rp. 100,000,000,
Pembangunan Saluran Air Desa Kipai Rp. 200,000,000, Pembangunan Saluran Air Desa Loman Rp. 400,000,000, Pembangunan Saluran Air Desa Nursifa Rp. 200,000,000, Pembangunan Saluran Air Desa Sibenpopo Rp. 150,000,000, Pembangunan TPQ Desa Loman Rp. 300,000,000, dan Rehabilitasi Mess Pemda Pantura Rp. 200,000,000.

Sementara oknum anggota DPRD lainnya mendapat jatah proyek dengan jumlah yang bervariasi. Berikut rinciannya:

NA, Pembangunan Drainase Desa Yondeliu Rp. 200,000,000, Pembangunan Jalan Pemukiman Desa
Ake Ici- Fidy Jaya Paket I Rp. 500,000,000, Pembangunan RTLH Desa Sibenpopo Kec. Patani Barat Rp. 250,000,000, Pembangunan RTLH 2 Unit Kec. Patani Rp. 500,000,000, Pembangunan Talud Penahan Ombak Desa Loman Rp. 1,000,000,000,Pembabgunan Rabat Beton Desa Baka Jaya Rp. 200,000,000, Pembangunan Talud Penahan Ombak Desa Kipai Rp. 450,000,000,Rehabilitasi Berat/Ringan Rabat Beton Dalam Desa Wailegi Rp. 500,000,000, Rehabilitasi Drainase Kompleks Polsek Patani Desa Loman Rp. 150,000,000, Rehabilitasi Drainase Woyo Welo Desa
Kipai Rp. 200,000,000, Rehabilitasi Rabat Beton Desa Kipai Rp. 150,000,000

AA, Pembangunan Drainase Desa Air Salobar Rp. 200,000,000, Pembangunan Drainase Desa Loleo Rp. 200,000,000,Pembangunan Drainase Desa Wairoro Indah Rp. 200,000,000,Pembangunan Jalan Pemukiman Desa
Ake Ici- Fidy Jaya Paket II Rp. 500,000,000

RN, Pembangunan Rabat Beton Rp. 200,000,000, Pembangunan Rabat Beton Desa Elfanun Rp. 200,000,000,Pembangunan Saluran Air Desa Moreala Rp. 200,000,000,Pembangunan Tembok Penahan Tanah Desa Yondeliu Rp. 200,000,000

ZZ, Pembangunan Rabat Beton Desa Nur Weda Rp. 300,000,000, Rehabilitasi Rabat Beton Desa Fidi Jaya Rp. 400,000,000

HM, Pembangunan Saluran Air di Kompleks Arkom Dusun II Desa Lelilef Waiobulen Kec. Weda Tengah Rp. 2,000,000,000

JPP, Pembangunan Rabat Beton Desa Fritu Rp. 300,000,000,Pembangunan Masjid Moreala Kec. Patani Barat Rp. 200,000,000

BHH, Pembangunan Rabat Beton Desa Ake Ici (Belakang Perum 50 Km3) Rp. 200,000,000.

AOM, Pembangunan Rabat Beton Desa
Bobane Jaya Rp. 250,000,000.(*)

Komentar